Laman

Rabu, 20 Agustus 2014

Daerah Asal

Batulicin (disingkat: BLN) adalah sebuah kecamatan yang juga merupakan pusat pemerintahan (ibu kota) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Indonesia. Kota Batulicin terletak di
tepi sungai Batulicin dan berjarak 265 km di sebelah timur Kota Banjarmasin, ibukota provinsi Kalimantan Selatan.

Batulicin merupakan salah satu jalur penting dalam proses pengiriman batu bara dari Kalimantan Selatan ke berbagai penjuru tanah air dan juga negara-negara internasional. Batulicin terletak di tepi Selat Laut yang menghubungkan antara Laut Jawa dengan Selat Makasar. Meski Batulicin dulunya merupakan ibukota kecamatan, namun pusat kegiatan pemerintahannya berada di Desa Simpang Empat. Setelah terjadi pemekaran Kabupaten, menjadi Kabupaten Tanah Bumbu, pusat pemerintahan kabupaten berada di Simpang Empat yang kemudian ditingkatkan dari status desa menjadi kecamatan. Batulicin sebetulnya tidak pernah menjadi ibukota resmi Kabupaten Tanah Bumbu. Beberapa tahun setelah pemekaran, pusat pemerintahan kabupaten dipindahkan ke Kelurahan Gunung Tinggi yang sebelumnya berstatus desa yakni Desa Pondok Butun yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Batulicin. Perihal pemberian nama Gunung Tinggi ini dilakukan oleh Mantan Bupati Tanah Bumbu, dr. HM Zairullah Azhar.
Batulicin adalah Ibukota Kabupaten Tanah Bumbu yang terletak di pesisir selat laut di ujung tenggara Provinsi Kalimantan Selatan. Sebagai Ibukota dari sebuah kabupaten yang baru mekar ini, tercatat mengalami perkembangan yang berarti baik dari sisi perekonomian maupun pertumbuhan penduduknya.

Sejak tahun 2003 dengan dikeluarkannya Undang – Undang No. 2 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Tanah Bumbu dan Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu resmi terbentuk dari kabupaten induk, Kabupaten Kotabaru sebagai Daerah Otonom Tingkat II dan sejajar dengan daerah otonom lainnya di Indonesia. Sejak itu pula pembangunan di berbagai aspek mulai terlihat untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lainnya khususnya kabupaten lain di Kalimantan Selatan. Hasilnya mulai terlihat, seperti halnya pembangunan beberapa infrastruktur dan eksplorasi – eksploitasi sumber daya alam yang kelak menjadi sumber penting dalam komponen pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten ini.

Makanan Daerah

suku tumbu

Amplang

Lontong Banjar

Pisau Hijau

Bubungku, Buras, Pais, ijo

Soto Banjar



sumber:




http://dapuranda.com/resep-cara-membuat-soto-banjar/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar