Batulicin (disingkat: BLN) adalah sebuah kecamatan yang juga merupakan pusat pemerintahan (ibu kota) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Indonesia. Kota Batulicin terletak di
tepi sungai Batulicin dan berjarak 265 km di sebelah timur Kota Banjarmasin, ibukota provinsi Kalimantan Selatan.
tepi sungai Batulicin dan berjarak 265 km di sebelah timur Kota Banjarmasin, ibukota provinsi Kalimantan Selatan.
Batulicin merupakan salah satu jalur penting dalam proses pengiriman
batu bara dari Kalimantan Selatan ke berbagai penjuru tanah air dan juga
negara-negara internasional. Batulicin terletak di tepi Selat Laut yang
menghubungkan antara Laut Jawa dengan Selat Makasar. Meski Batulicin
dulunya merupakan ibukota kecamatan, namun pusat kegiatan
pemerintahannya berada di Desa Simpang Empat. Setelah terjadi pemekaran
Kabupaten, menjadi Kabupaten Tanah Bumbu,
pusat pemerintahan kabupaten berada di Simpang Empat yang kemudian
ditingkatkan dari status desa menjadi kecamatan. Batulicin sebetulnya
tidak pernah menjadi ibukota resmi Kabupaten Tanah Bumbu. Beberapa tahun
setelah pemekaran, pusat pemerintahan kabupaten dipindahkan ke
Kelurahan Gunung Tinggi yang sebelumnya berstatus desa yakni Desa Pondok
Butun yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Batulicin. Perihal
pemberian nama Gunung Tinggi ini dilakukan oleh Mantan Bupati Tanah
Bumbu, dr. HM Zairullah Azhar.
Batulicin
adalah Ibukota Kabupaten Tanah Bumbu yang terletak di pesisir selat
laut di ujung tenggara Provinsi Kalimantan Selatan. Sebagai Ibukota dari
sebuah kabupaten yang baru mekar ini, tercatat mengalami perkembangan
yang berarti baik dari sisi perekonomian maupun pertumbuhan penduduknya.
Sejak
tahun 2003 dengan dikeluarkannya Undang – Undang No. 2 tahun 2003
tentang pembentukan Kabupaten Tanah Bumbu dan Balangan, Kabupaten Tanah
Bumbu resmi terbentuk dari kabupaten induk, Kabupaten Kotabaru sebagai
Daerah Otonom Tingkat II dan sejajar dengan daerah otonom lainnya di
Indonesia. Sejak itu pula pembangunan di berbagai aspek mulai terlihat
untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lainnya khususnya kabupaten
lain di Kalimantan Selatan. Hasilnya mulai terlihat, seperti halnya
pembangunan beberapa infrastruktur dan eksplorasi – eksploitasi sumber
daya alam yang kelak menjadi sumber penting dalam komponen pendapatan
asli daerah (PAD) Kabupaten ini.
http://dapuranda.com/resep-cara-membuat-soto-banjar/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar